E-Katalog Versi 6 Diresmikan, Pemkab Berau Dorong Transparansi dan Daya Saing Usaha Lokal

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Pemerintah Kabupaten Berau terus berbenah dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa. Melalui Sosialisasi Teknik Negosiasi dan Mini Kompetisi pada E-Katalog Versi 6, yang digelar di Ruang Rapat RPJPD Kantor Bapelitbang Berau, Senin (13/10/2025), Pemkab menegaskan komitmennya terhadap sistem pengadaan yang transparan, efisien, dan berdaya saing.

 

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis, itu menjadi momentum penting dalam implementasi Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, terutama terkait kewajiban e-Purchasing untuk mendukung pencapaian Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK Tahun Anggaran 2025.

 

“Transformasi sistem pengadaan pemerintah kini bukan sekadar urusan administratif, tetapi instrumen strategis untuk mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Gamalis dalam sambutannya.

 

Menurutnya, E-Katalog versi 6 hadir sebagai penyempurnaan dari versi sebelumnya dengan membawa sejumlah pembaruan penting. Sistem terbaru ini diyakini mampu mempercepat proses pengadaan, meningkatkan transparansi, serta membuka peluang lebih besar bagi  pelaku usaha lokal agar terlibat langsung dalam sistem pengadaan nasional.

 

Gamalis menekankan, kemampuan negosiasi menjadi aspek penting dalam pengadaan berbasis digital. Negosiasi, katanya, bukan hanya persoalan harga, tetapi juga menyangkut kualitas, ketepatan waktu, dan komitmen kerja sama jangka panjang antara pemerintah dan penyedia barang/jasa.

 

 “Saya berharap kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas pejabat pengadaan dan penyedia agar mampu berinteraksi secara profesional dan beretika, serta memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan seefisien mungkin,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan Agus Arif Rakhman, MM, Fasilitator Kehormatan Bidang Pengadaan Barang/Jasa, sebagai narasumber utama. Ia membawakan materi tentang teknik negosiasi efektif serta mekanisme mini kompetisi dalam sistem e-Katalog terbaru. (sep/FN)